MUKJIZAT

“KEPADA masing-masing golongan, baik golongan ini, maupun golongan itu, Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.” (QS. Al-Isra:20)

Mukjizat adalah suatu keadaan luar biasa yang diciptakan oleh nabi atau rasul atas izin Allah SWT. “Dan tidak ada hak bagi seseorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah.” (QS. Ar Rad:38)

Fungsi mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT kepada para nabi atau rasul-Nya, adalah:
1. Sebagai bukti bahwa pemiliknya benar-benar seorang nabi atau rasul Allah SWT.
2. Menambah wibawa nabi atau rasul.
3. Mengalahkan tantangan para musuhnya.

Sifat mukjizat yang dimiliki oleh para nabi atau rasul berbeda-beda. Meskipun demikian dapat dibagi dalam beberapa macam, yaitu:

  1. Mukjizat Kauniyah, adalah mukjizat yang berupa peristiwa alam. Misalnya, terbelahnya laut akibat pukulan tongkat Nabi Musa as. dan dibelahnya bulan menjadi dua oleh Nabi Muhammad saw.
  2. Mukjizat Salbiyah atau Tarkiyah, adalah mukjizat yang membuat sesuatu tidak berdaya, seperti Nabi Ibrahim as. mampu menghilangkan daya bakar api sehingga ia tidak terbakar, ketika dihukum bakar karena perbuatannya menghancurkan semua berhala sembahan.
  3. Mukjizat Syahsiyah atau Fi’liyah, adalah mukjizat yang terpancar dari tubuh rasul sendiri. Misalnya, memancarnya cahaya dari tangan Nabi Musa as., dan mengucurnya air dari celah-celah jemari Nabi Muhammad saw.
  4. Mukjizat Aqliyah, adalah mukjizat yang masuk akal. Contoh satu-satunya adalah Al-Quran.

Semua rasul (utusan) Allah SWT dibekali dengan mukjizat, Firman Allah. “…kepada mereka telah datang Rasul-rasulnya dengan membawa mukjizat yang nyata.” (QS. Fathiir:25). Di antara mereka adalah Nabi Nuh as., dapat mendatangkan banjir bandang yang dapat menghanyutkan kaumnya yang kafir. Nabi Saleh as., mempunyai seekor unta istimewa yang luar biasa indahnya dari batu karang. Nabi sulaiman as., dapat bicara dengan binatang dan menundukan jin.

Di antara dua puluh lima nabi dan rasul, hanya Nabi Musa as., Nabi Isa as., dan Nabi Muhammad saw. yang memiliki banyak mukjizat.

  1. Mukjizat Nabi Musa as.
    Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mukjizat).” (QS. Al-Baqarah:92). “Sesungguhnya kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata.” (QS: Al-Isra:101).
    Sembilan mukjizat yang nyata dalam ayat ini, yakni berupa tongkat, tangan, belalang, kutu, katak, darah, angin topan, laut dan bukit Thur. Berikut beberapa perwujudan dari mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Musa as. 

    • Membuat dua belas mata air dengan memukulkan tongkatnya pada sebuah batu. Itu dilakukan oleh Nabi Musa as. pada waktu Bani Israil mengalami kesulitan Air. Firman Allah SWT. Ketika Musa memohon air untuk kaumnya, Kami berfirman: “Pukulah batu itu dengan tongkatmu”. Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air. (QS. Al Baqarah:60)
    • Tongkatnya menjelma menjadi ular. Ini ditunjukan Nabi Musa as. untuk menjawab tantangan Fir’aun tentang bukti kebenaran kerasulannya, “Maka Musa menjatuhkan tongkatnya, seketika tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.” (QS. Al A’raaf:107). “Lalu dilemparkannya tongkat itu, maka seketika ia menjadi ular yang merayap cepat.” (QS. Thaahaa:20)
    • Tangan Nabi Musa as. bisa menjadi putih bercahaya. Firman Allah SWT: “Dan ia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), maka seketika tangan itu menjadi putih bercahaya.” (QS. Al A’raaf:108)
    • Membelah Laut Merah. Peristiwa itu terjadi ketika Nabi Musa as. bersama para pengikutnya menyelamatkan diri dari pengejaran Fir’aun. Lalu kami mewahyukan kepada Musa, “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu,” maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan seperti gunung yang besar.” (QS. Asy Syu’araa':63)
  2. Mukjizat Nabi Isa as.
    Tentang mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa as. diterangkan oleh Allah SWT, “Dan kami berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta kami memperkuat dia dengan Ruhul Qudus (Malaikat Jibril).” (QS. Al Baqarah:253)
    Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Isa as. antara lain: 

    • Dapat meniup/memberi roh kepada burung mainan yang terbuat dari tanah liat, sehingga burung mainan itu menjadi burung yang benar-benar hidup, bisa berkicau dan terbang. (QS. Ali Imran:49).
    • Dapat menyembuhkan orang buta sejak kelahirannya, sehingga orang tersebut bisa melihat. (QS. Ali Imran:49).
    • Dapat menghidupkan orang yang telah meninggal dunia dengan cara memanggil dan mengucapkannya. (QS. Ali Imran:49).
    • Mengetahui segala sesuatu yang dimakan dan disimpat di rumah orang-orang. (QS. Ali Imran:49)
  3. Mukjizat Nabi Muhammad saw.
    Muhammad saw. adalah Nabi/Rasul yang dianugerahkan mukjizat paling banyak oleh Allah SWT., antara lain: 

    • Al-Quran. Al-quran, mengandung tiga pokok ajaran (1) keimanan, (2) akhlak/budi pekerti yang terpuji, dan (3) hukum-hukum yang mengatur hubungan antara manusia dengan sesamanya, dan manusia dengan lingkungan sekitarnya.
      • Dapat memecah bulan menjadi dua bagian untuk memenuhi permintaan orang-orang musyrik yang menuntut bukti kebenaran karasulannya.
      • Dapat menghentikan jalannya matahari, dan dapat memunculkan kembali matahari yang sudah tenggelam.
      • Dapat memancarkan air dari celah-celah jemari tangannya, sehingga mampu memberi air minum orang banyak.
      • Dapat memperbanyak makanan yang sedikit, sehingga cukup untuk mengenyangkan orang banyak.
      • Dapat menyembuhkan bermacam penyakit yang berbahaya dan sukar sembuhnya, hanya dengan mengusap dan mendo’akannya. Salah satu contoh adalah mengembalikan biji mata salah seorang sahabatnya yang terlepas, sehingga matanya jauh lebih baik dari sebelumnya.
      • Dapat meramalkan peristiwa yang akan terjadi, dan kemudian peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Kebenaran ramalannya itu ada yang terbukti sewaktu beliau masih hidup seperti ramalannya tentang kemenangan orang-orang Islam atas kaum kafir Quraisy. Adapula ramalannya terbukti setelah beliau wafat, misalnya tentang kejatuhan Konstatinopel beliau ramalkan: “Kamu umat Islam, niscaya akan menaklukan Konstatinopel. Di sanalah terdapat pemerintahan yang terbaik dan di sana pula terdapat ketentraman yang terbaik.” Ramalan tersebut telah menjadi kenyataan dalam Sejarah, yakni ketika Konstatinopel berada di bawah pemerintahan Sultan Muhammad Al-Ghazi yang terkenal dengan Abdul Fatah pada tahun 857 H. Kini Konstatinopel menjadi negara Islam Turki beribukota Ankara.

    Posted with WordPress for BlackBerry.

    3 responses to “MUKJIZAT

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s